PENERAPAN KECERDASAN BISNIS DALAM DIGITALISASI UMKM KULINER DI PROVINSI JAWA BARAT

Wa Ode Zusnita Muizu, Amelia Rizky Alamanda, Alia Hanifatunnisa Nurkamal

Abstract


ABSTRAK

 

UMKM kuliner di Indonesia memutuskan untuk masuk ke dalam ekosistem digital agar tetap mampu mempertahankan eksistensinya selama masa pandemi yang tak menentu. Akan tetapi Indonesia merupakan negara yang sangat luas secara geografis, sehingga perkembangan sub sektor kuliner dari segi pembangunan dan pengenalan terhadap teknologi digital akan berbeda-beda dan tidak merata pada setiap daerahnya. Saat ini, mayoritas pelaku UMKM Kuliner masih menggunakan model penjualan konvensional sedangkan lingkungan bisnis terus berubah. Untuk itu tim Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Padjadjaran bermaksud untuk membantu dan memfasilitasi mitra UMKM kuliner di provinsi  Jawa Barat dalam mengenali penguatan kompetensi digital, yaitu kecerdasan bisnis sebagai sarana dalam mengembangkan usaha kuliner mereka, khususnya selama menghadapi masa pandemi Covid-19. Pelaksanaan aktivitas PPM dilakukan oleh kelompok mahasiswa melalui metode hydrid. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa : (i) penerapan digitalisasi pada UMKM kuliner, memiliki wujud dan fokus yang sangat beragam. Mulai dari digitalisasi di bidang manajemen Sumber Daya Manusia, manajemen operasional, manajemen keuangan, hingga promosi secara digital atau yang dikenal dengan pemasaran digital, (2) kecerdasan bisnis dalam pengembangan UMKM kuliner akan menjadi dalam pengambilan keputusan bisnis.

 

APPLICATION OF BUSINESS INTELLIGENCE IN THE DIGITALIZATION OF CULINARY MSMEs IN WEST JAVA

 

 

ABSTRACT

 

 

Culinary MSMEs in Indonesia have decided to enter the digital ecosystem in order to remain able to maintain their existence during the uncertain pandemic. However, Indonesia is a very broad country geographically, so the development of the culinary sub-sector in terms of development and introduction to digital technology will be different and uneven in each region. Currently, the majority of Culinary MSME actors are still using conventional sales models while the business environment is constantly changing. For this reason, the Padjadjaran University Community Service team intends to assist and facilitate culinary MSME partners in West Java province in recognizing the strengthening of digital competencies, namely business intelligence as a means to develop their culinary businesses, especially during the Covid-19 pandemic. The implementation of PPM activities is carried out by groups of students through the hydrid method. The results of this activity show that: (i) the application of digitalization to culinary SMEs has very diverse forms and focuses. Starting from digitization in the field of Human Resource management, operational management, financial management, to digital promotion or what is known as digital marketing, (2) business intelligence in the development of culinary SMEs will be in business decision making.


Keywords


Digitalisasi, Kecerdasan Bisnis, PPM, UMKM Kuliner

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/jebi.v11i2.1850

Refbacks

  • There are currently no refbacks.